Komisi Penyiaran Minta Radio Komunitas Tidak Ditutup

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi tidak menyegel radio komunitas di sekitar Bandara Halim Perdanakusuma terkait gangguan frekuensi penerbangan 118,8 Mhz.

Wakil Ketua KPI S. Sinansari Ecip mengatakan penyelesaian masalah itu lebih baik dilakukan dengan dialog, karena penyebab utama gangguan frekuensi penerbangan itu belum diketahui. “Lebih baik duduk bersama antara Postel, KPI, dan radio komunitas untuk mencari penyebab gangguan frekuensi itu,” ujar Ecip dalam siaran pers yang diterima Jumat (16/3).

Dia menjelaskan saat ini, berdasarkan fakta, sudah tidak tersedia frekuensi yang dapat digunakan oleh lembaga penyiaran komunitas bila harus berpindah.

Penggunaan frekuensi 107,8 Mhz oleh Radio Suara Metro yang memancarkan siarannya dari Polda Metro Jaya menggunakan daya pancar tinggi membuat frekuensi 107,7 Mhz dan 107,9 Mhz untuk lembaga penyiaran komunitas tidak dapat digunakan.

Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 15/2003 tentang Rencana Induk Frekuensi Radio Penyelenggaraan Telekomunikasi Khusus untuk Keperluan Radio Siaran FM (frequency modulation), dinyatakan bahwa lembaga penyiaran komunitas dapat menggunakan kanal 202,203 dan 204 dengan frekuensi 107,7 Mhz, 107,8 Mhz dan 107,9 Mhz.

Sebelumnya, Ditjen Postel menyatakan menemukan gangguan intermodulasi antara beberapa radio komunitas dan radio existing (Radio Elgangga, Radio Kayu Manis, Radio Monalisa, dan Radio Pelita Kasih), sehingga muncul frekuensi baru di sekitar frekuensi 118.3 MHz.

Intermodulasi tersebut menyebabkan komunikasi antara pilot dan menara bandara menjadi terganggu hingga berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan pesawat terbang di area Bandara Halim Perdanakusuma.

KPI, lanjut ecip, telah menghubungi Direktur Jenderal Postel. Pada pertemuan itu, Dirjen Postel menyatakan tidak melarang lembaga penyiaran, baik komunitas maupun existing.

Tapi, Dirjen Postel melalui Balai Monitoring (Balmon) meminta kerja sama dari lembaga penyiaran komunitas untuk tidak bersiaran sementara waktu hingga penyebab utama gangguan ini ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s